Judul asli: Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho
Director : Makoto Shinkai
Menceritakan tentang dua orang pemuda, Hiroki Yoshikawa dan Takuya Shirakawa
yang pada liburan musim panasnya bekerja paruh waktu di sebuah pabrik
pesawat sembari membuat pesawat impian mereka agar bisa terbang ke
sebuah menara yang luar biasa tingginya di pulau Hokkaido.
Pada saat itulah mereka menjadi dekat dengan seorang gadis ceria, Sayuri Sawatari.
Bertiga selama musim panas itu mereka menghabiskan waktu bersama dengan
ceria lalu membuat janji, bahwa segera setelah pesawat itu jadi, mereka
akan terbang bersama mengajak Sayuri turut terbang mendekati menara
tersebut.
Namun sayangnya, tak lama kemudian Sayuri menghilang secara
tiba-tiba. Dengan menghilangnya Sayuri entah mengapa, Hiroki dan Takuya
tak lagi menyelesaikan misi mereka terhadap pesawat tersebut.
Tiga tahun pun berlalu, Takuya sibuk bekerja paruh waktu di sebuah
pusat penelitian menara tersebut dan Hiroki menjalani hidup biasa
menjauh di kota Tokyo. Pada saat itu situasi semakin
memanas antara dua kubu Hokaido yang dikuasai Union dan Pulau Honshu
yang berada dibawah naungan Amerika Serikat. Apakah kaitan antara ketiga
remaja itu dengan menara super tinggi tersebut? Akankah mereka kembali
berkumpul dan menepati janji mereka?
Film produksi Gibli dengan cerita yang begitu
kompleks, beberapa unsur dari cerita sulit untuk ditangkap jika hanya
ditonton sambil lalu. Tapi bukan Gibli namanya
jika tidak memberikan gambaran yang detail dan animasi yang memukau.
Film ini memakasa penonton untuk berimajinasi, mebayangkan gambaran
dunia lain yang berbeda tetapi mirip dengan dunia nyata. Kisah
persahabatan, cinta dan juga impian menjadi poin utama dari anime ini.
Bagi yang tidak terbiasa dengan film kompleks, bersiaplah untuk menonton
ulang film ini agar dapat mengerti beberapa unsur cerita dan situasi
tambahan di luar cerita inti dari film sci-fi ini.


0 comments:
Post a Comment